Opini

Masa Depan Timnas Setelah Shin Tae-yong

Oleh : Muhammad Alkaf
Akademisi, Esais, Pengamat Politik IAIN Langsa

Saya tidak terlalu yakin jika Erick Thohir memahami suasana kebatinan fan timnas pascapemecatan Shin Tae-yong. Tentang alasan mengapa Shin Tae-yong dipecat, itu urusannya. Bukankah Timnas Sepak Bola Indonesia memang lebih mirip klub bola, di mana Erick Thohir pemiliknya. Yang hendak saya sampaikan dalam kesempatan singkat ini adalah desire melihat timnas terbang tinggi seperti pergi seiring perginya Shin Tae-yong dari bangku kepelatihan timnas. Alasan yang barangkali Erick Thohir belum memahami adalah ketika Shin Tae-yong menarik timnas dari kubangan lumpur kegagalan, para fan timnas melihatnya dengan mata dan hati yang berharap cemas. Lalu, Shin Tae-yong berhasil.

Untuk ukuran timnas sepak bola Indonesia, dia berhasil. Tidak hanya berhasil secara kuantitatif, tetapi juga kualitatif. Dialah yang membawa timnas menjadi kosakata bagi penduduk negeri ini, yang selama ini secara absurd mendukung negara lain. Shin Tae-yong juga menjadikan anak-anak di berbagai sudut negeri meneriakkan nama para punggawa timnas dengan suara lantang.

Kegembiraan inilah yang dicabut oleh Erick Thohir tanpa basi-basi. Sampai kini, hanya Erick Thohir yang mengetahui alasan mengapa dia memecat Shin Tae-yong. Pemecatan yang membuat kita tidak lagi memadati warung kopi, menulis ulasan, mengharap dengan cemas, dan berdoa dalam hati ketika timnas bertanding.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also
Close
Back to top button